Perumdam TTB Kutim Petakan Tujuh Kecamatan Rawan Krisis Air Bersih

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutai Timur- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim) telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga pelayanan air bersih kepada masyarakat. Sebanyak tujuh kecamatan masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Direktur Perumdam TTB Kutim, Suparjan, mengatakan penurunan ketersediaan air baku diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026. Karena itu, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap seluruh 18 kecamatan di Kutai Timur untuk mengidentifikasi wilayah yang paling berisiko terdampak penurunan debit air baku.

“Hasil pemetaan menunjukkan ada tujuh kecamatan yang memiliki potensi mengalami krisis air bersih cukup parah,” ujarnya.

Ketujuh kecamatan tersebut meliputi Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Sangkulirang, Rantau Pulung, Kaliorang, Sandaran, dan Teluk Pandan. Di antara wilayah tersebut, Kaliorang dan Sangkulirang menjadi daerah dengan kondisi paling mengkhawatirkan karena penurunan debit air baku sudah terjadi secara signifikan.

Upaya yang dilakukan antara lain pengerukan saluran air, pengadaan dan pemasangan pompa, serta langkah-langkah teknis lainnya guna menjaga pasokan air baku tetap tersedia.

“Supaya penurunan air baku ini tidak memberi dampak luas terhadap pelayanan kepada masyarakat, kami mengoptimalkan sarana yang ada, melakukan pengerukan di saluran-saluran, serta pengadaan pompa,” kata Suparjan.

Seluruh program penanganan dampak musim kemarau saat ini terus dijalankan secara simultan agar distribusi air bersih tetap dapat berlangsung meski menghadapi penurunan debit air baku.

“Untuk meminimalkan dampak terhadap pelayanan kepada pelanggan kami mengoptimalkan berbagai sarana yang telah tersedia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Edi Oloan Pasaribu Ajak Masyarakat Implementasikan Empat Pilar Kebangsaan
Parah ! Miris! Akses Jalan Desa Ngayau-Senambah Muara Bengkal Terhambat Lumpur dan Pohon Tumbang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:17 WIB

Void Bekas Tambang Alternatif Air Baku Hadapi El Nino

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:12 WIB

Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol

Senin, 15 Desember 2025 - 21:16 WIB

Menguatkan Pancasila dan NKRI dalam Acara Pilar Kebangsaan Oleh Edi Oloan Pasaribu, ST., MM – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur

Senin, 15 Desember 2025 - 09:06 WIB

Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu Gelar Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika sebagai Bagian dari Empat Pilar Kebangsaan di Kalimantan Timur

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:24 WIB

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Peran Pancasila sebagai Fondasi Persatuan Bangsa

Senin, 8 Desember 2025 - 08:44 WIB

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Terbaru

Kalimantan Timur

Void Bekas Tambang Alternatif Air Baku Hadapi El Nino

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:17 WIB

Daerah

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:36 WIB