Kepala Otorita IKN Mundur dari Jabatan, Apa Alasan di Baliknya ?

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FajarBorneo.com – Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada hari ini. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat posisi strategis yang dipegang Bambang dalam proyek pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Informasi disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Presiden Senin (3/6).

“Pak Presiden menerima surat pengunduran diri dari Bapak Bambang Susantono dari Kepala OIKN,” katanya.

Bukan hanya Bambang, Wakil Kepala OIKN Dhony Rahajoe juga mengundurkan diri bersamaan dengan Kepala OIKN tersebut.

Dhony bahkan mengajukan pengunduran diri lebih dulu sebelum Bambang Susantono.

Belum diketahui alasan dibalik kemunduran mereka. Bambang Susantono, yang telah menjabat sebagai Kepala Otorita IKN sejak awal proyek ini diluncurkan, dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan berpengalaman dalam bidang infrastruktur dan transportasi. Selama masa jabatannya, Bambang berhasil membawa banyak kemajuan dalam persiapan dan pelaksanaan proyek IKN, termasuk dalam hal perencanaan kota, pembangunan infrastruktur dasar, dan pengelolaan lingkungan.

Sebagai pengganti, Presiden Jokowi menunjuk Basuki Hadimoeljono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN dan Raja Juli Antoni sebagai wakil.

Keduanya saat ini juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Proyek pemindahan ibu kota negara ini merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat membawa banyak perubahan positif bagi Indonesia, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Pengunduran diri Bambang Susantono tentu menimbulkan tantangan baru bagi kelanjutan proyek ini, namun pemerintah optimis bahwa target pembangunan IKN tetap dapat tercapai sesuai jadwal.

Para pengamat dan masyarakat luas akan terus memantau perkembangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan menggantikan posisi penting ini dan bagaimana kelanjutan proyek IKN di masa depan.

Berita Terkait

KPK Selidiki Setoran 10 Miliar ke Mantan Bupati Kebumen
Void Bekas Tambang Alternatif Air Baku Hadapi El Nino
Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah
Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031
Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis
Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol
Menguatkan Pancasila dan NKRI dalam Acara Pilar Kebangsaan Oleh Edi Oloan Pasaribu, ST., MM – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur
Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu Gelar Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika sebagai Bagian dari Empat Pilar Kebangsaan di Kalimantan Timur
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terbaru

Ilustrasi OTT KPK.(AI)

Nasional

KPK Selidiki Setoran 10 Miliar ke Mantan Bupati Kebumen

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:23 WIB

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Istimewa)

Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar Siapkan Tiga Desa Cantik

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:12 WIB

BPBD Kukar berbagi masker di beberapa titik Kecamatan Tenggarong. (Hen/Fajarbormeo)

Kutai Kartanegara

BPBD dan PMI Kukar Bagikan 5.000 Masker Kepada Masyarakat Tenggarong

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:07 WIB

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat memadamkan api di lokasi kejadi karhutla (Ist)

Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Dorong Lahan Bekas Karhutla Tak Langsung Jadi Lahan Usaha

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:21 WIB