DPRD Kaltim Siap Kawal Seleksi Direksi Perusda: Harapan Perbaikan Tata Kelola BUMD

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fajarborneo.com, Samarinda – Perombakan jajaran direksi perusahaan daerah (Perusda) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan antara Mei hingga Juli 2025 mendatang, disambut positif oleh Komisi II DPRD Kaltim.

Momen ini diharapkan menjadi titik tolak perbaikan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Benua Etam. Wakil Ketua Komisi II, Sapto Setyo Pramono, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengawal ketat proses seleksi agar berjalan transparan dan akuntabel.

Sapto menyadari bahwa proses seleksi direksi Perusda kerap menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya keterbukaan agar masyarakat bisa ikut mengawasi dan memastikan tidak ada praktik “titipan” yang merugikan. “Biasanya ini rawan titipan-titipan.

Tapi nanti bisa dilihat online siapa yang ikut seleksi. Bisa dicek basic-nya, latar belakangnya. Itu penting supaya publik tahu dan prosesnya tidak diam-diam,” ungkap Sapto di Royal Park Hotel, Samarinda, Sabtu (24/5) lalu.

Meski jadwal pasti pergantian direksi menunggu keputusan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Sapto optimis momen ini akan dimanfaatkan untuk memilih figur-figur terbaik.

“Kalau soal itu, tunggu tanggal mainnya Pak Gubernur saja ya. Karena kewenangan PKM (perusahaan kawasan milik daerah) itu ya di Gubernur. Semua akan berakhir di bulan 5, 6, atau 7 ini,” jelasnya.

Sapto dengan tegas menyatakan, direksi yang terpilih nantinya haruslah sosok-sosok profesional yang mampu membawa perubahan signifikan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Prinsip “the right man on the right job” menjadi kunci utama.

“Saya minta yang dipilih nanti adalah orang-orang profesional. Mereka punya kapasitas, kapabilitas, integritas, motivasi, dan inovasi. Bukan hanya datang kerja seperti biasa, tapi juga bisa membawa perubahan besar yang berdampak ke peningkatan PAD,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kualitas dibanding kedekatan pribadi. Menurutnya, hubungan personal tidak seharusnya menjadi penentu utama. “Ini misal ya, kamu berteman dengan saya, tapi kamu nilainya jelek, ngapain dipilih.

Tapi kalau kamu profesional dan nilainya bagus, kenapa tidak saya memilih kamu. Poinnya itu yang penting bukan nepotisme. Tapi kualitas,” tandas politisi Partai Golkar ini.

Untuk menjamin proses seleksi yang bersih, Sapto mendukung penuh agar seluruh tahapan dilakukan secara terbuka. Mulai dari pengumuman peserta, tahapan seleksi, hingga hasil akhir, semua harus bisa diakses publik.

Tak hanya itu, ia juga mendorong pembentukan tim panitia seleksi (Pansel) yang benar-benar independen dan memiliki integritas tinggi, bebas dari intervensi politik.

“Masyarakat Kaltim harus bisa mengakses informasinya. Supaya publik juga bisa ikut mengawasi. Ini uang rakyat, ini aset daerah. Kita tidak boleh main-main,” tegas Sapto.

Komisi II DPRD Kaltim, ditegaskan Sapto, akan menjadi garda terdepan dalam mengawal proses seleksi ini agar benar-benar terbuka dan akuntabel. Meskipun tidak menyebut secara spesifik Perusda mana saja yang dinilai bermasalah, ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh.

“Pokoknya banyak, semua perlu dievaluasi. Saya harap seleksi ini bisa menjadi momen perbaikan tata kelola BUMD di Kaltim,” pungkasnya. (Adv)

(MF)

Berita Terkait

Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan
Hotspot Kukar Menurun, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut
Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan
Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat
350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari
Festival Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dibuka
APBD Kutim 2026 Berubah, Pendapatan Diproyeksi Naik Rp644 Miliar
58 Pejabat Kukar Dilantik, Camat Anggana Diminta Segera Tangani Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:33 WIB

Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan

Selasa, 22 September 2026 - 12:24 WIB

Hotspot Kukar Menurun, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 16:47 WIB

Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat

Senin, 21 September 2026 - 16:33 WIB

350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari

Sabtu, 19 September 2026 - 12:43 WIB

58 Pejabat Kukar Dilantik, Camat Anggana Diminta Segera Tangani Krisis Air Bersih

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Tiga Desa Cantik

Kamis, 17 September 2026 - 15:07 WIB

BPBD dan PMI Kukar Bagikan 5.000 Masker Kepada Masyarakat Tenggarong

Berita Terbaru