Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama para relawan di Posko Relawan Tenggarong, Kelurahan Mangkurawang. (Hen/Fajarborneo)

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri bersama para relawan di Posko Relawan Tenggarong, Kelurahan Mangkurawang. (Hen/Fajarborneo)

Fajarborneo.com, Kutai Kartanegara – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tenggarong diperkuat dengan penetapan posko khusus relawan di Kelurahan Mangkurawang. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi sekaligus dukungan logistik bagi relawan yang bertugas menangani karhutla.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri mengunjungi Posko Relawan Am Sangaji di Kelurahan Mangkurawang untuk memberikan bantuan sarana dan logistik kepada para relawan Tenggarong.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Kalimantan Timur (Kaltim) Hendra serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar terkait.

Aulia mengatakan, posko tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di wilayah Tenggarong. Posko itu ditempatkan pada kelompok relawan Balakacarna di Kelurahan Baru yang dinilai memiliki sumber daya cukup kuat.

“Kita meninjau dan memberikan bantuan bersama-sama dengan Karang Taruna untuk Balakacarna di Kelurahan Baru. Balakacarna ini merupakan salah satu Balakar yang lengkap dan memiliki resource atau sumber daya yang cukup kuat,” kata Aulia, pada Senin (21/09/2026).

Menurutnya, Kecamatan Tenggarong telah menetapkan lokasi tersebut sebagai pusat atau posko penanganan karhutla. Keberadaan posko diharapkan dapat memudahkan koordinasi ketika terjadi kebakaran maupun dalam upaya pencegahannya.

Dukungan juga datang dari Karang Taruna Provinsi Kaltim dan Karang Taruna Pusat. Bantuan yang disalurkan di antaranya berupa tenda, obat-obatan, serta bahan makanan untuk relawan yang aktif dalam pemadaman dan penanganan karhutla di Kukar.

“Ketua Karang Taruna di Provinsi, Pak Hendra, juga menyampaikan pesan dari Bang Budisatrio untuk kita bersama-sama menyatukan potensi yang ada di tempat kita, untuk bersama-sama bagaimana proses pencegahan terhadap karhutla, penanganan terhadap karhutla ketika sudah terjadi, dan bagaimana caranya kita menjaga relawan-relawan kita ini tetap fit, tetap bugar, tetap selalu siap siaga ketika bencana itu datang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Aspianur Sandi, mengatakan penetapan posko tersebut merupakan inisiatif untuk membuat penanganan karhutla di Tenggarong lebih terpadu.

“Kenapa hari ini dibentuk? Ini merupakan inisiasi dari kami supaya untuk penanganan di Tenggarong lebih terpadu,” jelasnya.

Posko tidak hanya difungsikan sebagai tempat berkumpul para relawan. Lokasi tersebut juga menjadi pusat pelayanan dan penyiapan kebutuhan logistik, sehingga relawan yang selesai bertugas tidak perlu mencari makanan atau kebutuhan dasar lainnya.

“Posko ini kita tetapkan tidak hanya untuk tempat berkumpul, tetapi juga untuk penyiapan bahan logistiknya nanti di sini. Jadi relawan setelah penanganan tidak repot-repot lagi mencari makan. Di tempat ini, nanti balik ke sini sudah disiapkan,” katanya.

Dengan pola tersebut, manajemen logistik untuk mendukung penanganan bencana di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih teratur.

Aspianur menjelaskan, pemilihan lokasi di Mangkurawang mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama ketersediaan lahan dan posisi yang dinilai strategis. Sebelumnya, banyak relawan memang berkumpul dan beroperasi dari lokasi tersebut, termasuk ketika melakukan penanganan di wilayah Loa Kulu.

“Kenapa tempat ini menjadi pusat atau posko Kecamatan Tenggarong? Karena di sini ada tempat yang representatif, lumayan halamannya luas dan memang kebanyakan relawan awalnya banyak yang berkumpul di sini,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi tersebut juga dinilai lebih efektif dibandingkan menempatkan posko di kantor BPBD atau pusat Kota Tenggarong. Selain cukup luas, fasilitas pendukung seperti dapur juga tersedia dan nantinya akan dilengkapi dengan tenda.

“Ini memang tempatnya strategis saja. Dan fasilitasnya juga bisa dilihat, lumayan. Kita bisa ada dapurnya, nanti kita pasang tenda juga,” kata Aspianur.

Untuk menjaga kondisi relawan selama bertugas, BPBD juga akan melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar.

Aspianur menyebut pembentukan posko relawan juga akan diterapkan di sejumlah kecamatan lain. Sebagian posko ditempatkan di kantor kecamatan, sementara Tenggarong menggunakan lokasi khusus agar aktivitas pemerintahan tidak terganggu.

“Ini hampir semuanya di kecamatan terbentuk. Intinya semua kecamatan nanti rata-rata ada. Ada yang di kantor kecamatan,” ungkapnya.

Untuk sistem penjagaan, relawan akan diatur melalui jadwal piket. Di Posko Am Sangaji sendiri terdapat tujuh relawan dari Sangaji, sementara pembagian jadwal akan disesuaikan dengan perwakilan relawan yang bertugas.

“Dan mereka akan ditetapkan jam piketnya. Nanti dari piket pagi sampai sore, malam sampai siapa nanti. Setiap perwakilan relawan nanti katanya hanya dua-dua untuk piketnya,” pungkas Aspianur.

(Hen/Mii)

Berita Terkait

Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan
Hotspot Kukar Menurun, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut
Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat
350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari
Festival Erau Adat Kutai 2026 Resmi Dibuka
APBD Kutim 2026 Berubah, Pendapatan Diproyeksi Naik Rp644 Miliar
58 Pejabat Kukar Dilantik, Camat Anggana Diminta Segera Tangani Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Siapkan Tiga Desa Cantik

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:33 WIB

Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan

Selasa, 22 September 2026 - 12:24 WIB

Hotspot Kukar Menurun, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 16:47 WIB

Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat

Senin, 21 September 2026 - 16:33 WIB

350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari

Sabtu, 19 September 2026 - 12:43 WIB

58 Pejabat Kukar Dilantik, Camat Anggana Diminta Segera Tangani Krisis Air Bersih

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Tiga Desa Cantik

Kamis, 17 September 2026 - 15:07 WIB

BPBD dan PMI Kukar Bagikan 5.000 Masker Kepada Masyarakat Tenggarong

Berita Terbaru