DPRD Kaltim Kritik Lemahnya Data Infrastruktur, Ketimpangan Dikhawatirkan Melebar

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Agus Suwandy.

Anggota DPRD Kaltim Agus Suwandy.

SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menilai buruknya sistem pelaporan data infrastruktur telah menjadi penghambat utama dalam mengevaluasi arah pembangunan daerah. Hal ini terungkap dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2024 yang disampaikan Panitia Khusus (Pansus) DPRD.

Ketua Pansus LKPj, Agus Suwandy, menyebut nilai Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) yang hanya mencapai 7,74 persen menjadi indikator lemahnya pencatatan dan pelaporan pembangunan di daerah.

“Data yang ada tidak rinci. Kita tidak tahu sektor mana yang dibenahi, wilayah mana yang tertinggal. Bagaimana bisa menyusun kebijakan yang tepat kalau datanya tidak lengkap?” kata Agus.

Tak hanya itu, Agus juga mengangkat hasil penilaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dari BRIN. Kalimantan Timur mencatat skor 3,37, lebih rendah dari rata-rata nasional yang berada di angka 3,43. Khusus di pilar infrastruktur, skor Kaltim bahkan hanya 2,89. Mahakam Ulu menjadi yang terendah dengan skor 1,71.

“Ini menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan masih sangat tajam. Ada wilayah yang jauh tertinggal dari yang lain,” tegasnya.

Meski begitu, beberapa daerah seperti Kutai Kartanegara, Paser, Balikpapan, Berau, hingga Samarinda justru mencatat nilai di atas rata-rata provinsi. Menurut DPRD, ini menjadi bukti bahwa potensi pembangunan ada, namun belum diimbangi dengan distribusi anggaran yang merata.

Pansus pun mendesak Bappeda Kaltim agar mulai menyusun laporan tahunan infrastruktur yang lebih transparan dan terperinci hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Laporan ini dianggap penting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih adil dan tepat sasaran.

“Pembangunan tak bisa hanya berfokus di daerah tertentu. Tanpa pendekatan afirmatif bagi wilayah tertinggal, kesenjangan akan terus melebar,” ujar Agus.

Ia juga menekankan pentingnya mengubah orientasi pembangunan, tidak lagi semata mengejar angka pertumbuhan, tapi memperhatikan keadilan dan pemerataan manfaat.

“Pertumbuhan itu penting, tapi pemerataan jauh lebih penting. Kaltim harus membangun dengan arah yang jelas: bukan hanya besar secara angka, tapi berdampak langsung ke masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:36 WIB

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:12 WIB

Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cetak Lulusan Berkualitas, ITKES Wiyata Husada Samarinda Targetkan Status Universitas dengan Akreditasi Unggul

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:23 WIB

Pengurus MWC NU, Ranting NU, dan PAC Muslimat NU Kota Bangun Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol

Senin, 22 Desember 2025 - 20:30 WIB

Revitalisasi Pasar Tradisional dan Keadilan Ekonomi: Membaca Pasar Pagi Samarinda dari Perspektif Maqāṣid Syariah

Berita Terbaru

Daerah

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:36 WIB

Kalimantan Timur

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB