Prabowo di PBB: “Kita Harus Menghentikan Bencana Kemanusiaan di Gaza”

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendesak agar perang di Gaza, Palestina, segera diakhiri. Ia menekankan bahwa bencana kemanusiaan yang terjadi di Gaza tidak boleh berlanjut. “Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” kata Prabowo saat berpidato di KTT PBB mengenai solusi dua negara untuk Palestina, yang digelar di Markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/9/2025).

KTT tersebut disiarkan langsung melalui situs resmi PBB. Dalam forum itu, Prabowo menyoroti tragedi kemanusiaan yang terus berlanjut di Gaza. “Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan dan berkelanjutan di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa – banyak di antaranya perempuan dan anak-anak – telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” ucapnya.

Prabowo juga mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil di Gaza serta menegaskan bahwa dunia memiliki tanggung jawab moral dan global atas situasi tersebut. “Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, hari ini dengan bermartabat kami berkumpul untuk mengemban tanggung jawab historis kami. Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara kepada negara Palestina, tetapi juga kepada masa depan Israel, dan juga kepada kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, ia menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam mendukung Palestina melalui solusi dua negara. “Kami mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, Indonesia sekali lagi menegaskan kembali komitmennya terhadap solusi dua negara untuk masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian,” tuturnya.

 

 

Berita Terkait

Stok Pertalite Aman hingga 18 Hari, Pemerintah Bidik PNBP ESDM Rp165 Triliun
Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Tegaskan Sikap Kritis Tetap Sama
Prabowo Rombak Kabinet, Listyo Sigit Pindah ke KSP
Prabowo Singgung Pakar Saat HUT PAN, Begini Ucapannya
KPK Selidiki Setoran 10 Miliar ke Mantan Bupati Kebumen
Anggota Komisi II DPR RI Edi Olian Pasaribu Desak BPN Sumut Tuntaskan Sertifikat Warga yang KPR-nya Lunas tapi Tertahan Sengketa
Wisuda Pondok Pendawa: Generasi Muda dari Daerah 3T Sukses Tembus Perguruan Tinggi
Dukungan Penuh Santri untuk Gus Irfan: Optimisme Baru Tata Kelola Haji dan Umroh

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dishub PPU Optimistis Target Pendapatan Pelabuhan Rp10 Miliar Tercapai pada 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:39 WIB

SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu PPU Segera Dibagikan, Pencetakan Capai 80 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Tiga Wilayah PPU, Nelayan Diharapkan Hemat Biaya Operasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Loading Batu Bara Terhenti Sejak Januari, Target Pendapatan Pelabuhan PPU Terancam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

PPPK Paruh Waktu PPU Berpeluang Jadi Penuh Waktu, BKPSDM Soroti Kemampuan APBD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

MPPD PPU Terkendala Server dan Integrasi Data, Diskominfo Upayakan Optimalisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Hari Santri 2026, Wabup PPU Tekankan Peran Santri dalam Pembangunan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Pemkab PPU Minta Perusahaan Transparan Kelola CSR, Program 2027 Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru