BBM Langka di Kukar, DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Antrean BBM Panjang. (Istimewa)

Ilustrasi Antrean BBM Panjang. (Istimewa)

Fajarborneo.com, Kutai Kartanegara – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menjadi perhatian DPRD. Komisi II DPRD Kukar menilai keterbatasan kuota menjadi salah satu persoalan yang perlu segera dibahas agar pasokan BBM bagi masyarakat tetap terpenuhi.

Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan DPRD di Balikpapan terkait persoalan ketersediaan BBM.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari langkah yang dapat ditempuh dalam menyikapi keterbatasan pasokan BBM di wilayah Kukar.

Rahmat menyebut persoalan kuota menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan BBM di lapangan. Ketika kuota terbatas, pasokan yang diterima masyarakat ikut terdampak.

“Memang ketersediaan kelangkaan ini kan karena memang kuotanya memang terbatas dan kurang,” kata Rahmat, Selasa (13/10/2026).

Atas kondisi tersebut, Komisi II DPRD Kukar meminta Pertamina mempertimbangkan penambahan kuota, terutama untuk jenis BBM yang saat ini mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah.

Menurut Rahmat, tambahan kuota diperlukan agar pasokan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.

“Kita meminta pihak Pertamina untuk menambah kuota dari BBM yang hari ini memang mengalami kelangkaan di Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Komisi II juga membuka peluang untuk membahas persoalan tersebut secara langsung bersama Pertamina dan pihak terkait. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

Namun, langkah tersebut belum diputuskan. Saat ini komunikasi dengan pihak terkait masih dilakukan secara lisan, sementara internal Komisi II masih membahas kemungkinan mengirimkan surat resmi maupun menggelar RDP.

“Kalau kita sih sudah berkoordinasi secara lisan, cuma mungkin nanti kita perhatikan apa kita perlu bersurat atau RDP. Saya masih kita diskusikan nanti di internal komisi,” pungkasnya.

(Hen/FB)

Berita Terkait

Jalan Pandawa Muara Jawa Tuntas Diaspal, Warga Kini Lebih Nyaman
DPRD Kukar Soroti Harga Kedelai, Perajin Tempe Tertekan
54 Warga Kukar Menanti Legalitas Lahan 300 Hektare
Bupati Kukar Berduka, Orang Tua Dua Anak Korban Kebakaran Jalani Operasi
Kebakaran di Tenggarong Tewaskan Dua Anak, 11 Rumah Terbakar
Fida Hurasani Minta Data Korban Kebakaran Tenggarong Dipastikan, Bangunan Terdampak Belum Final
Kebakaran Jalan Kartini Tenggarong Hanguskan Sejumlah Rumah dan Berdampak ke SDN 021
DPRD Kukar Percepat Hibah Aset ke Yayasan Unikarta, Kampus Ditargetkan Jadi Unggulan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Jalan Pandawa Muara Jawa Tuntas Diaspal, Warga Kini Lebih Nyaman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:10 WIB

DPRD Kukar Soroti Harga Kedelai, Perajin Tempe Tertekan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:04 WIB

54 Warga Kukar Menanti Legalitas Lahan 300 Hektare

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Bupati Kukar Berduka, Orang Tua Dua Anak Korban Kebakaran Jalani Operasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Kebakaran di Tenggarong Tewaskan Dua Anak, 11 Rumah Terbakar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Kebakaran Jalan Kartini Tenggarong Hanguskan Sejumlah Rumah dan Berdampak ke SDN 021

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB

DPRD Kukar Percepat Hibah Aset ke Yayasan Unikarta, Kampus Ditargetkan Jadi Unggulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Akbar Haka Dorong 14 Titik Hidran dan Tandon Air, Tak Ingin Tunggu Anggaran 2027

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kukar, Rahmat Dermawan saat meninjau ke sentra produksi tempe di Kelurahan Muara Jawa Ulu. (Istimewa)

Daerah

DPRD Kukar Soroti Harga Kedelai, Perajin Tempe Tertekan

Rabu, 14 Okt 2026 - 21:10 WIB

Suasana Rapat terkait lahan masyarakat adat di Gedung DPRD Kukar. (Hen/Fajarborneo)

Daerah

54 Warga Kukar Menanti Legalitas Lahan 300 Hektare

Rabu, 14 Okt 2026 - 21:04 WIB