Pendidikan Layak untuk Semua, DPRD Kaltim Dorong Distribusi Guru yang Merata

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Kesenjangan pendidikan di wilayah terpencil Kalimantan Timur kembali mendapat sorotan. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud (Hamas), menyuarakan keprihatinannya atas kondisi pendidikan yang dinilai masih jauh dari merata, terutama bagi anak-anak yang tinggal di pelosok.

Menurut Hamas, kualitas pendidikan di daerah terpencil masih tertinggal dibanding kawasan perkotaan. Ia menyebut masih banyak sekolah dengan keterbatasan tenaga pengajar, bahkan ada yang hanya ditangani satu guru untuk berbagai jenjang dan mata pelajaran.

“Bayangkan satu guru harus mengajar dari pagi hingga sore, mengurus administrasi, dan menangani berbagai mata pelajaran. Situasi seperti ini masih terjadi, dan itu memprihatinkan,” ujarnya.

Ia menilai persoalan pendidikan bukan hanya soal bangunan sekolah atau fasilitas semata, tetapi juga menyangkut distribusi guru dan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah.

“Yang dibutuhkan bukan sekadar membangun sekolah baru, tapi memastikan ada guru yang siap dan kompeten mengajar di sana,” lanjutnya.

Hamas mendorong adanya langkah strategis yang lebih terarah dan terukur. Ia menilai penting untuk melibatkan semua level pemerintahan agar upaya pemerataan pendidikan tidak bersifat parsial.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus duduk bersama. Kita butuh kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan lapangan, bukan sekadar formalitas laporan program,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada anak Kaltim yang tertinggal hanya karena tinggal jauh dari kota.

“Anak-anak di pedalaman itu punya mimpi yang sama. Mereka juga ingin menjadi guru, dokter, insinyur, dan pemimpin. Kita harus hadir untuk mewujudkan kesempatan yang adil bagi semua,” tutup Hamas.(adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru