78 Persen Terlayani, DPRD Kaltim Soroti 22 Persen Warga Samarinda yang Belum Nikmati Air Bersih

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda — Di tengah derasnya pembangunan perkotaan, masih banyak warga Samarinda yang harus bergulat dengan kebutuhan paling dasar: air bersih. Persoalan ini bukan baru, namun tetap menjadi keluhan yang paling sering muncul setiap kali anggota DPRD Kalimantan Timur turun ke lapangan. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kota Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.

“Setiap titik reses yang saya kunjungi, keluhan soal air bersih selalu muncul. Ini bukan sekadar rutinitas tahunan—ini tanda bahwa masalahnya belum benar-benar diselesaikan,” ungkap Afif.

Afif mengatakan, meski beberapa waktu lalu ia cukup kritis terhadap kinerja Perumda Varia Niaga Tirta (PDAM), kini ia mengapresiasi adanya perbaikan secara bertahap. Menurutnya, evaluasi harus tetap dilakukan, tetapi masyarakat juga perlu melihat kemajuan yang mulai terlihat.

“Secara statistik, cakupan layanan air bersih di Samarinda sudah mencapai sekitar 78 persen. Itu kemajuan. Tapi artinya, masih ada 22 persen warga—ratusan ribu jiwa—yang belum terlayani optimal,” jelas politisi muda Partai Demokrat tersebut.

Ia menyebut, untuk menutupi kekurangan itu, dibutuhkan pembenahan jaringan dan penambahan kapasitas produksi air yang nilainya tidak sedikit. Berdasarkan laporan yang ia terima dari Pemkot Samarinda, anggaran yang diperlukan bisa mencapai Rp 2 triliun.

“Angka itu jelas terlalu besar jika hanya dibebankan pada APBD kota. Butuh sinergi dengan Pemprov Kaltim dan bahkan pemerintah pusat,” tegasnya.

Afif juga menyoroti pentingnya konsolidasi antara eksekutif dan legislatif di semua level agar kebutuhan air bersih benar-benar menjadi agenda prioritas lintas sektor. Ia menilai, air bersih bukan sekadar layanan publik, tetapi hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi negara.

“Air bersih tidak bisa ditunda. Ini soal hak hidup warga. Pemerintah harus hadir, tidak hanya lewat kebijakan, tapi juga lewat alokasi anggaran yang konkret dan berkeadilan,” pungkasnya.(adv)

Berita Terkait

Sigit Wibowo Buka Pelatihan Olahan Pangan Berbasis Sayuran dan Buah di Samarinda
DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:36 WIB

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:12 WIB

Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cetak Lulusan Berkualitas, ITKES Wiyata Husada Samarinda Targetkan Status Universitas dengan Akreditasi Unggul

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:23 WIB

Pengurus MWC NU, Ranting NU, dan PAC Muslimat NU Kota Bangun Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol

Senin, 22 Desember 2025 - 20:30 WIB

Revitalisasi Pasar Tradisional dan Keadilan Ekonomi: Membaca Pasar Pagi Samarinda dari Perspektif Maqāṣid Syariah

Berita Terbaru

Daerah

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:36 WIB

Kalimantan Timur

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB