DPRD Kaltim Dorong Regulasi Khusus PPDB Sesuai Karakter Daerah

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Lagi-lagi Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali menuai kritik, kali ini dari Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan. Ia menilai kebijakan zonasi yang diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia belum sepenuhnya relevan dengan kondisi riil wilayah seperti Kalimantan Timur.

“Gagasan zonasi memang bertujuan untuk pemerataan pendidikan, tapi kalau diterapkan secara kaku tanpa mempertimbangkan kondisi wilayah seperti Kaltim, justru menimbulkan masalah baru,” ujarnya pada Kamis (20/6/2025).

Menurutnya, banyak siswa di daerah seperti Kutai Timur, Berau, dan Bontang mengalami kendala saat ingin melanjutkan pendidikan. Bukan karena tak ada sekolah, tapi karena letaknya jauh dari tempat tinggal atau jurusan yang tersedia tidak sesuai minat siswa.

“Anak-anak di pedalaman itu kadang harus menempuh jarak belasan kilometer hanya untuk mencapai sekolah terdekat. Belum lagi kalau jurusannya tidak tersedia. Jadi, apa artinya zonasi kalau malah membatasi pilihan mereka?” kata Agus.

Ia menggarisbawahi bahwa kebijakan nasional seperti ini harus mempertimbangkan faktor lokal, terutama infrastruktur dan sebaran tenaga pendidik. Menurutnya, pemerintah pusat kerap membuat aturan yang lebih cocok diterapkan di kota besar, tapi tak sesuai diterapkan di daerah yang luas dan menantang seperti Kaltim.

“Sekolah di perkotaan mungkin jaraknya dekat-dekat, tapi di sini satu desa ke desa lain bisa butuh waktu satu jam lebih. Ini yang membuat kebijakan zonasi harus ditinjau ulang untuk daerah seperti kami,” lanjutnya.

Agus juga menyayangkan belum adanya kebijakan teknis dari pemerintah provinsi yang bisa mengakomodasi realita geografis tersebut. Ia mendorong agar Pemprov Kaltim segera menyusun juknis atau bahkan perda khusus agar pelaksanaan PPDB bisa lebih adil dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kita butuh regulasi yang membumi. Jangan sampai anak-anak kehilangan kesempatan sekolah hanya karena sistem yang tak fleksibel,” tambah politisi PKS ini.

Sebagai legislator yang juga aktif dalam riset pendidikan, Agusriansyah menilai sistem zonasi seharusnya dilandasi oleh prinsip keadilan, bukan sekadar efisiensi administratif. Ia berharap PPDB bisa benar-benar menjadi upaya membuka akses pendidikan seluas mungkin bagi semua anak, tak peduli mereka tinggal di pusat kota atau pelosok desa.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Kebijakan apa pun harus berpihak pada keadilan dan kesetaraan akses,” tutupnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:17 WIB

Void Bekas Tambang Alternatif Air Baku Hadapi El Nino

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:12 WIB

Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol

Senin, 15 Desember 2025 - 21:16 WIB

Menguatkan Pancasila dan NKRI dalam Acara Pilar Kebangsaan Oleh Edi Oloan Pasaribu, ST., MM – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur

Senin, 15 Desember 2025 - 09:06 WIB

Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu Gelar Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika sebagai Bagian dari Empat Pilar Kebangsaan di Kalimantan Timur

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:24 WIB

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Peran Pancasila sebagai Fondasi Persatuan Bangsa

Senin, 8 Desember 2025 - 08:44 WIB

Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Terbaru

Kalimantan Timur

Void Bekas Tambang Alternatif Air Baku Hadapi El Nino

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:17 WIB

Daerah

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:36 WIB