Wisata Budaya Pampang Samarinda: Menyelami Tradisi Dayak Kenyah di Tanah Kalimantan

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Timur bukan hanya terkenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan ragam budaya yang masih terjaga hingga kini. Salah satu destinasi wisata budaya yang paling populer di Samarinda adalah Desa Budaya Pampang. Terletak sekitar 23 km dari pusat Kota Samarinda, desa ini menjadi rumah bagi Suku Dayak Kenyah, yang dikenal dengan tradisi, seni, dan rumah adat khasnya.

Sejarah dan Asal Usul

Desa Budaya Pampang mulai dikenal sejak tahun 1980-an ketika pemerintah dan masyarakat setempat berupaya melestarikan budaya Dayak Kenyah yang berpindah dari Apo Kayan ke Samarinda. Desa ini kemudian diresmikan sebagai destinasi wisata budaya pada tahun 1991, dan sejak saat itu rutin menggelar berbagai pertunjukan kesenian tradisional untuk wisatawan.

Rumah Lamin Adat

Ikon utama Desa Pampang adalah Lamin Adat Pamung Tawai, rumah adat khas Dayak yang megah dengan ukiran warna-warni yang penuh makna filosofis. Rumah panggung besar ini menjadi pusat kegiatan budaya, tempat berkumpul, sekaligus arena pertunjukan seni.

Atraksi Budaya

Setiap hari Minggu pukul 14.00 WITA, wisatawan dapat menyaksikan Pagelaran Seni Budaya Dayak Kenyah. Beberapa pertunjukan yang sering ditampilkan antara lain:

  • Tarian tradisional seperti Tari Enggang (melambangkan burung enggang yang sakral bagi suku Dayak), Tari Kancet Ledo, dan Tari Gong.
  • Pertunjukan musik tradisional dengan alat musik sape (kecapi khas Dayak).
  • Pameran kerajinan tangan, termasuk manik-manik, tenun, dan ukiran kayu.
  • Busana adat yang khas, dengan hiasan kepala dari bulu enggang dan pakaian penuh motif manik.

Keunikan Desa Budaya Pampang

  • Wajah-wajah ramah warga lokal yang masih menjaga kearifan leluhur.
  • Tradisi panjang telinga (telok), di mana sebagian warga lanjut usia masih mempertahankan telinga panjang yang menjadi simbol kehormatan.
  • Suasana pedesaan yang asri, membuat pengunjung bisa merasakan kehidupan adat yang bersahaja.

Akses dan Fasilitas

Untuk menuju Desa Budaya Pampang, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit dari pusat Kota Samarinda. Fasilitas umum seperti area parkir, warung makan, dan toko suvenir tersedia di sekitar lokasi.

Tips Berkunjung

  • Datanglah pada hari Minggu siang agar bisa menyaksikan pertunjukan seni.
  • Gunakan pakaian yang nyaman karena cuaca cukup panas.
  • Hormati aturan adat dan jangan lupa meminta izin jika ingin berfoto bersama warga atau di dalam rumah Lamin.

Wisata Budaya Pampang bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sebuah jendela untuk memahami warisan budaya Dayak Kenyah yang kaya dan penuh filosofi. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Samarinda, menyempatkan diri ke Desa Budaya Pampang akan memberikan pengalaman berharga, seolah menyelami kehidupan suku asli Kalimantan di masa lalu yang masih terjaga hingga kini.

 

Berita Terkait

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia
Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi
Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara
Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal
Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3
Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut
Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China
Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru