Kalimantan Timur bukan hanya terkenal dengan kekayaan alamnya, tetapi juga dengan ragam budaya yang masih terjaga hingga kini. Salah satu destinasi wisata budaya yang paling populer di Samarinda adalah Desa Budaya Pampang. Terletak sekitar 23 km dari pusat Kota Samarinda, desa ini menjadi rumah bagi Suku Dayak Kenyah, yang dikenal dengan tradisi, seni, dan rumah adat khasnya.
Sejarah dan Asal Usul
Desa Budaya Pampang mulai dikenal sejak tahun 1980-an ketika pemerintah dan masyarakat setempat berupaya melestarikan budaya Dayak Kenyah yang berpindah dari Apo Kayan ke Samarinda. Desa ini kemudian diresmikan sebagai destinasi wisata budaya pada tahun 1991, dan sejak saat itu rutin menggelar berbagai pertunjukan kesenian tradisional untuk wisatawan.
Rumah Lamin Adat
Ikon utama Desa Pampang adalah Lamin Adat Pamung Tawai, rumah adat khas Dayak yang megah dengan ukiran warna-warni yang penuh makna filosofis. Rumah panggung besar ini menjadi pusat kegiatan budaya, tempat berkumpul, sekaligus arena pertunjukan seni.
Atraksi Budaya
Setiap hari Minggu pukul 14.00 WITA, wisatawan dapat menyaksikan Pagelaran Seni Budaya Dayak Kenyah. Beberapa pertunjukan yang sering ditampilkan antara lain:
- Tarian tradisional seperti Tari Enggang (melambangkan burung enggang yang sakral bagi suku Dayak), Tari Kancet Ledo, dan Tari Gong.
- Pertunjukan musik tradisional dengan alat musik sape (kecapi khas Dayak).
- Pameran kerajinan tangan, termasuk manik-manik, tenun, dan ukiran kayu.
- Busana adat yang khas, dengan hiasan kepala dari bulu enggang dan pakaian penuh motif manik.
Keunikan Desa Budaya Pampang
- Wajah-wajah ramah warga lokal yang masih menjaga kearifan leluhur.
- Tradisi panjang telinga (telok), di mana sebagian warga lanjut usia masih mempertahankan telinga panjang yang menjadi simbol kehormatan.
- Suasana pedesaan yang asri, membuat pengunjung bisa merasakan kehidupan adat yang bersahaja.
Akses dan Fasilitas
Untuk menuju Desa Budaya Pampang, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit dari pusat Kota Samarinda. Fasilitas umum seperti area parkir, warung makan, dan toko suvenir tersedia di sekitar lokasi.
Tips Berkunjung
- Datanglah pada hari Minggu siang agar bisa menyaksikan pertunjukan seni.
- Gunakan pakaian yang nyaman karena cuaca cukup panas.
- Hormati aturan adat dan jangan lupa meminta izin jika ingin berfoto bersama warga atau di dalam rumah Lamin.
Wisata Budaya Pampang bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sebuah jendela untuk memahami warisan budaya Dayak Kenyah yang kaya dan penuh filosofi. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Samarinda, menyempatkan diri ke Desa Budaya Pampang akan memberikan pengalaman berharga, seolah menyelami kehidupan suku asli Kalimantan di masa lalu yang masih terjaga hingga kini.