DPRD Kukar Soroti Antrean BBM Subsidi, Pertamina hingga SPBU Akan Dipanggil

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Hen/FajarBorneo)

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Hen/FajarBorneo)

Fajarborneo.com, Kutai Kartanegara – Antrean panjang BBM bersubsidi di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat sorotan DPRD. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM, tetapi juga berpotensi mengganggu perputaran ekonomi dan ketertiban lalu lintas.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menduga panjangnya antrean berkaitan dengan adanya penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.

Menurutnya, BBM bersubsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang memang membutuhkan. Penyalahgunaan distribusi berpotensi membuat masyarakat lain kesulitan mendapatkan BBM sesuai kebutuhannya.

“Misalnya pedagang-pedagang, pengantri-pengantri yang kira-kira memanfaatkan itu. Karena sebenarnya yang berhak itu adalah masyarakat yang memang membutuhkan subsidi,” terang Ahmad Yani di Gedung DPRD Kukar, Selasa (29/9/2026).

Karena itu, Yani meminta persoalan tersebut segera ditertibkan melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Menurutnya, penanganan diperlukan agar persoalan antrean dan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tidak terus merugikan masyarakat.

“Perlu ada penegakan hukum di situ dan perlu ada koreksi,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, DPRD Kukar berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan penyediaan dan distribusi BBM.

Pihak yang akan dilibatkan antara lain Pertamina Patra Niaga, agen, hingga penyalur di tingkat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi distribusi BBM subsidi dari tingkat penyedia hingga penyalur kepada masyarakat.

“Kita akan meramu dan mengundang pihak terkait, termasuk Pertamina Patra Niaga yang kira-kira sebagai penyedia BBM, kemudian penyalurannya seperti apa, agennya seperti apa, sampai di SPBU itu seperti apa,” pungkas Yani.

(Hen/FB)

Berita Terkait

Pinjaman Bankaltimtara Terungkap di Tengah Pembahasan APBD Perubahan Kukar
DPRD Kukar Batasi Belanja APBD Perubahan 2026 Sesuai Kemampuan Daerah
PBPI Kubar Resmi Berdiri, Andy Tanaya Pimpin hingga 2030
Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan
Hotspot Kukar Menurun, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut
Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan
Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat
350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

Pinjaman Bankaltimtara Terungkap di Tengah Pembahasan APBD Perubahan Kukar

Selasa, 29 September 2026 - 19:29 WIB

DPRD Kukar Batasi Belanja APBD Perubahan 2026 Sesuai Kemampuan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 19:23 WIB

DPRD Kukar Soroti Antrean BBM Subsidi, Pertamina hingga SPBU Akan Dipanggil

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WIB

PBPI Kubar Resmi Berdiri, Andy Tanaya Pimpin hingga 2030

Selasa, 22 September 2026 - 12:33 WIB

Penemuan Jenazah Bayi di Tenggarong Seberang Berujung Pengungkapan, Polisi Amankan Seorang Perempuan

Selasa, 22 September 2026 - 12:18 WIB

Posko Karhutla Tenggarong Ditetapkan di Mangkurawang, Logistik Relawan Mulai Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 16:47 WIB

Kukar Masih Tunggu Rp2,2 Triliun Dana Kurang Salur, Bupati Siapkan Langkah ke Pemerintah Pusat

Senin, 21 September 2026 - 16:33 WIB

350 Penari Sukses Tampil di Erau 2026, Persiapannya Hanya 29 Hari

Berita Terbaru

Ketua PBPI Kubar,Andy Tanaya. (Istimewa)

Daerah

PBPI Kubar Resmi Berdiri, Andy Tanaya Pimpin hingga 2030

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:20 WIB