Tidur Berkualitas, Investasi Kesehatan yang Sering Diabaikan

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7505378619875773749"}}

FajarBorneoTidur bukan sekadar aktivitas rutin yang dijalani manusia setiap malam. Dalam berbagai studi kesehatan modern, tidur berkualitas kini dipandang sebagai fondasi penting bagi kesehatan fisik, mental, hingga keseimbangan emosi. Sayangnya, gaya hidup modern yang serba cepat, paparan gadget, dan tekanan pekerjaan membuat kualitas tidur masyarakat semakin menurun.

Bahaya Kurang Tidur bagi Kesehatan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan kurang tidur sebagai salah satu faktor risiko kesehatan global yang berdampak serius pada populasi usia produktif. Berbagai penelitian mengaitkan kurang tidur dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan kesehatan mental.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, kurang tidur selama lima hingga enam jam per hari dalam jangka panjang dapat mengganggu metabolisme tubuh, meningkatkan tekanan darah, dan menurunkan kemampuan kognitif seperti konsentrasi, memori, dan pengambilan keputusan.

Budaya Begadang dan Tren Insomnia di Masyarakat

Di Indonesia, fenomena begadang masih menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar masyarakat, baik karena pekerjaan, hiburan digital, maupun aktivitas sosial. Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, lebih dari 30% penduduk usia dewasa mengalami gangguan tidur atau insomnia ringan hingga sedang.

Dampaknya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga berdampak pada produktivitas, daya tahan tubuh, hingga kesehatan mental.

Tidur Berkualitas: Kunci Pencegahan Penyakit Kronis

Pakar kesehatan tidur dari Harvard Medical School menyebutkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas selama 7-9 jam per malam mampu memperbaiki sistem imun, menstabilkan hormon, serta membantu proses detoksifikasi alami tubuh.

Selain itu, tidur juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan emosi, menurunkan tingkat stres, dan memulihkan kelelahan mental akibat tekanan pekerjaan atau studi.

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur (Sleep Hygiene)

Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan dalam keseharian:

  1. Tetapkan jadwal tidur yang konsisten, bahkan di akhir pekan.

  2. Batasi konsumsi kafein dan alkohol, terutama menjelang malam.

  3. Hindari paparan cahaya biru dari gadget minimal satu jam sebelum tidur.

  4. Ciptakan suasana kamar yang nyaman, tenang, dan minim cahaya.

  5. Lakukan aktivitas relaksasi seperti membaca, meditasi, atau mandi air hangat sebelum tidur.

Kesadaran Tidur Sehat Sebagai Gerakan Sosial

Seiring meningkatnya literasi kesehatan masyarakat, berbagai komunitas kini mulai mengampanyekan pentingnya ‘tidur sehat’ sebagai bagian dari gaya hidup modern yang berkelanjutan. Edukasi tentang sleep hygiene mulai digaungkan di media sosial, sekolah, hingga korporasi sebagai bagian dari program kesehatan kerja.

Berita Terkait

Pola Makan Sehat untuk Usia 40 Tahun ke Atas
Lawan Letih dengan Power Nap: Tips Tidur Siang yang Efektif
Kelola Emosi dengan Tepat: Raih Kedamaian Batin dan Tingkatkan Performa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru