Akses Terbatas, Jembatan Nibung Dianggap Solusi Vital Warga Berau

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Proyek Jembatan Nibung yang menghubungkan kawasan pesisir di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kaltim, Makmur HAPK, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya soal infrastruktur semata, tetapi juga bagian penting dari strategi mendorong transformasi ekonomi wilayah pesisir dan mempercepat pengembangan sektor pariwisata.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Bontang, Kuati Timur, dan Berau—yang dua periode lalu juga sempat memimpin berau sebagai Bupatinya—Makmur menyebut proyek Jembatan Nibung sudah sangat mendesak dan tak bisa ditunda lagi.

“Sampai hari ini, masyarakat masih bergantung pada kapal feri. Itu memakan waktu, kurang efisien, dan menghambat aktivitas ekonomi. Harapan saya, jembatan ini bisa segera selesai agar roda perekonomian warga bisa berputar lebih cepat,” kata Makmur saat ditemui pada 19 Juni 2025.

Menurutnya, pembangunan jembatan akan membuka akses baru yang krusial, tak hanya untuk transportasi, tapi juga untuk memperluas distribusi barang, meningkatkan konektivitas sosial, dan menarik investasi sektor jasa dan wisata.

“Wilayah seperti Biduk-Biduk dan Pulau Derawan punya daya tarik wisata luar biasa. Tapi akses masih jadi kendala utama. Kalau ini teratasi, kunjungan wisatawan pasti naik dan akan berdampak langsung pada pendapatan masyarakat dan PAD,” jelasnya.

Meski fokus utama saat ini ada pada pengembangan kawasan pesisir, Makmur juga menekankan bahwa perhatian terhadap wilayah pedalaman tak boleh dikesampingkan. Ia menyoroti masih minimnya infrastruktur dasar seperti jalan penghubung, air bersih, hingga sanitasi layak di kawasan terpencil.

“Jangan sampai masyarakat di hulu hanya jadi penonton kemajuan. Infrastruktur harus menyentuh pedalaman juga. Semua warga punya hak yang sama atas pembangunan,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Lebih lanjut, Makmur juga mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata harus dibarengi dengan kesadaran menjaga lingkungan hidup. Ia mendorong masyarakat untuk mulai aktif dalam menjaga kebersihan, memperhatikan tata kelola kawasan wisata, serta mempertahankan kearifan lokal.

“Lingkungan yang bersih dan tertata rapi adalah daya tarik utama bagi wisatawan. Kalau kita serius merawat alam dan budaya, Berau bisa menjadi contoh pengembangan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Makmur berharap, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta bisa mempercepat pembangunan jembatan serta mengubah wajah kawasan pesisir dan pedalaman Berau secara menyeluruh.(adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru