Yenni Eviliana Soroti Kasus Pembunuhan di Paser, Desak Penegakan Hukum dan Sinergi Pengelolaan Tambang.

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menyatakan keprihatinan mendalamnya atas perkara tindak pidana pembunuhan tragis yang menimpa seorang warga di Dusun Muara Kate, Kecamatan Komam, Kabupaten Paser. Rusel, yang diketahui menjadi korban pembacokan dari permasalah konflik pertambangan ilegal di wilayah itu.

Dalam pernyataannya kepada media pada Selasa, 17 Juni 2025, Yenni mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku yang hingga kini masih buron.

“Kami berharap pelaku yang masih dalam pelarian segera ditangkap, dan kasus ini bisa segera dituntaskan,” tegas Yenni.

ia menekankan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar motif di balik pembunuhan dapat terungkap dengan jelas. Menurutnya, ada kemungkinan terdapat faktor lain yang memicu insiden tersebut selain konflik lahan tambang ilegal.

“Yang terpenting sekarang adalah mengungkap akar persoalannya. Jangan sampai ada hal-hal lain yang luput dari penyelidikan,” tambahnya.

Selain menanggapi kasus kekerasan tersebut, Yenni juga menyampaikan dukungan atas wacana pemanfaatan jalan houling milik perusahaan tambang milik Haji Isam sebagai jalur operasional perusahaan tambang lainnya. Ia menilai langkah ini dapat meningkatkan efisiensi dan akses transportasi, terutama dalam menunjang kegiatan pertambangan di daerah tersebut.

“Kalau jalan houling itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan operasional perusahaan lain, tentu akan berdampak positif terhadap kelancaran mobilitas dan juga aspek keamanan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Yenni menegaskan pentingnya kolaborasi antara perusahaan tambang, masyarakat lokal, dan pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan yang muncul akibat aktivitas pertambangan. Ia berharap, sinergi tersebut mampu mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Jangan sampai ada lagi korban jiwa akibat konflik pertambangan ilegal. Harus ada langkah konkret dan kerjasama dari semua pihak,” tutupnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru