DPRD Kaltim Dorong Reformasi KPAD Demi Wujudkan Provinsi Layak Anak

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi.

SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menaruh perhatian serius terhadap upaya menjadikan Kaltim sebagai Provinsi Layak Anak (Provila).

Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kaltim dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) pada Senin (21/7/2025), DPRD menyoroti perlunya penguatan kelembagaan KPAD sebagai garda terdepan perlindungan anak.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menilai keberadaan KPAD perlu dibenahi secara struktural agar memiliki daya dorong lebih kuat dalam melindungi hak-hak anak di daerah.

“Kami melihat KPAD saat ini perlu didorong lebih kuat, lebih profesional, supaya betul-betul bisa menjalankan tugasnya melindungi hak-hak anak,” kata Darlis usai rapat.

Salah satu usulan konkret dari Komisi IV adalah penambahan jumlah komisioner KPAD dari lima menjadi tujuh orang, serta perpanjangan masa jabatan dari tiga menjadi lima tahun.

Menurut Darlis, perubahan ini akan berdampak langsung pada efektivitas program kerja dan kesinambungan agenda perlindungan anak.

“Kalau komisionernya lebih banyak dan masa tugasnya lebih panjang, tentu program-programnya bisa lebih terencana dan maksimal,” jelasnya.

Selain memperkuat internal kelembagaan, DPRD Kaltim juga mendorong sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara instansi pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat sipil dinilai penting untuk merancang peta jalan perlindungan anak yang komprehensif.

“Semua pihak harus kompak, supaya target Kaltim sebagai Provinsi Layak Anak ini tidak hanya jadi slogan, tapi benar-benar terwujud,” tegas Darlis. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru