DPRD Kaltim Dukung Penuh Pipanisasi Air Bersih Antar Kota: Solusi Jangka Panjang Atasi Krisis Air

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Subandi.

Anggota DPRD Kaltim Subandi.

SAMARINDA — Rencana kerja sama pipanisasi air bersih antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan Balikpapan dan Bontang mendapat dukungan penuh dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota DPRD Kaltim, Subandi, menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mengatasi krisis air bersih yang masih menjadi persoalan di beberapa daerah.

“Rencana pipanisasi kerja sama antarkabupaten/kota ini luar biasa. Saya sangat mendukung. Walaupun Balikpapan dan Bontang bukan bagian dari Samarinda, kita harus tetap memberikan dukungan karena ini menyangkut kebutuhan primer, yaitu air bersih,” tegas Subandi saat ditemui di Samarinda, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, pertemuan antara PDAM Samarinda, Balikpapan, dan Bontang yang membahas pemanfaatan air Sungai Mahakam melalui jalur pipanisasi patut diapresiasi. Ia menilai langkah ini akan sangat membantu dua kota yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air baku.

“Selama ini Balikpapan mengandalkan danau yang kapasitasnya terbatas. Kami ikut prihatin, karena pasokan air bersih di sana memang sangat terbatas,” ujar Subandi.

Ia menyebut opsi pipanisasi jauh lebih efisien dibandingkan dengan alternatif pengolahan air laut menjadi air tawar. Meskipun membutuhkan investasi awal yang besar, namun menurutnya, biaya operasional jangka panjang dari sistem pipanisasi jauh lebih rendah.

“Kalau dibandingkan dengan mengolah air asin menjadi air tawar, itu jauh lebih mahal. Sudah ada studi dan hitungannya. Jadi pipanisasi ini memang terlihat mahal di awal, tapi untuk jangka panjang, jauh lebih hemat dan efektif,” jelasnya.

Subandi berharap, rencana kerja sama antarkota ini tidak berhenti pada wacana atau pertemuan semata. Ia mendorong agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera merealisasikan proyek ini demi kepentingan masyarakat luas.

“Kita harus berpikir lintas wilayah dalam menangani persoalan air bersih. Ini soal hak dasar warga yang tidak boleh ditunda-tunda,” tandasnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru