DPRD Kaltim Soroti Anggaran Tak Realistis Program Dapur Gizi

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi. (ist)

Anggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi. (ist)

SAMARINDA – Target ambisius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk membangun 350 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) terancam sulit tercapai. Sorotan muncul dari kalangan legislatif yang menilai rancangan anggaran yang disusun tidak realistis dan berpotensi menghambat partisipasi swasta.

Anggota DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengungkapkan bahwa banyak rekanan kontraktor mempertanyakan kelayakan dana yang dialokasikan untuk membangun unit-unit SPPG. Menurutnya, jika kondisi ini tak segera dievaluasi, pembangunan dapur-dapur layanan gizi bisa tersendat bahkan mandek.

“Kalau anggarannya dianggap tidak masuk akal, siapa yang mau bangun? Pasti mereka pikir-pikir kalau ujungnya rugi,” tegas Darlis, Senin (21/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa perhitungan biaya per anak dalam program MBG hanya sebesar Rp15 ribu, dan dari jumlah itu, hanya sekitar Rp5 ribu yang diperbolehkan untuk operasional dan investasi. Angka tersebut dinilai terlalu kecil jika dibandingkan dengan standar fasilitas dan peralatan yang dipersyaratkan dalam pembangunan SPPG.

Pemerintah Provinsi sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai bentuk percepatan pelaksanaan program MBG. Namun, Darlis menilai langkah tersebut belum menyentuh substansi utama, yakni kesiapan teknis dan keekonomian pembangunan.

“Ini sama saja seperti membangun di atas kertas. Peraturannya ketat, tapi anggarannya minim. Kalau terus begini, target 350 unit bisa jadi hanya sebatas angka,” katanya.

Ia mendesak BGN untuk turun langsung ke lapangan dan menyesuaikan skema anggaran dengan kondisi riil.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak cukup hanya mengandalkan MoU, tetapi harus didukung dengan perhitungan biaya yang masuk akal dan melibatkan sektor swasta secara aktif.

“Program ini bagus, tapi jangan sampai jadi proyek formalitas. BGN harus hadir bukan cuma di dokumen, tapi juga di lapangan,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru