
BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar dua agenda penting dalam satu rangkaian rapat kerja yang dilangsungkan di Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (12/7/2025). Rapat ini menyentuh dua sektor strategis: penanganan narkoba dan penguatan sektor pariwisata daerah.
Sesi pertama digelar bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim. Ketua Komisi IV, Baba, menyoroti meningkatnya peredaran narkotika yang kini bahkan merambah hingga kalangan pelajar dan pegawai negeri. Ia menegaskan bahwa penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba tak bisa ditunda dan harus menjadi tanggung jawab semua pihak.
“Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan. Pemerintah, masyarakat, hingga institusi pendidikan harus bersatu. Narkoba ini bukan hanya masalah hukum, tapi soal masa depan bangsa,” ujarnya tegas.
Komisi IV juga mendorong langkah konkret, seperti pelaksanaan tes urine berkala di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sekolah-sekolah, serta penguatan program pencegahan berbasis edukasi dan komunitas.
Usai sesi bersama BNNP, rapat dilanjutkan dengan agenda pembahasan bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim. Fokus utama diskusi adalah evaluasi program pariwisata Semester I Tahun Anggaran 2025, serta penguatan strategi promosi dan pengembangan destinasi ke depan.
Ketua Komisi IV, Baba, menyampaikan pentingnya promosi pariwisata secara masif dan terukur untuk mengangkat kekayaan budaya serta pesona alam Kalimantan Timur ke level nasional bahkan internasional. “Kita harus berani tampil. Promosi besar-besaran perlu dirancang, agar Kaltim jadi tujuan wisata utama, bukan sekadar alternatif,” tegasnya.
Menurutnya, pendekatan pembangunan pariwisata tak hanya soal menciptakan destinasi baru, tetapi juga memastikan infrastruktur penunjang dan perawatan destinasi berjalan seimbang. Ia juga mendorong pemerintah kabupaten/kota agar lebih agresif menggali potensi wisata lokal.
“Potensi budaya dan alam kita melimpah. Namun jika tidak dikemas dan dikelola dengan serius, kita akan kehilangan momentum,” tambahnya.
Rapat kerja ini turut dihadiri Sekretaris Komisi IV Darlis Pattalongi serta anggota Sarkowi V Zahry dan Hartono Basuki. Dari pihak Dinas Pariwisata, hadir Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Awang Khalik, bersama tim teknis.
Melalui rapat gabungan ini, Komisi IV DPRD Kaltim menunjukkan komitmennya dalam menjaga dua aset strategis daerah: generasi muda yang bebas dari narkoba dan sektor pariwisata yang mampu menjadi pilar ekonomi. Sinergi lintas lembaga dan pendekatan berkelanjutan pun kembali ditekankan sebagai kunci untuk mencapai hasil yang nyata bagi pembangunan Benua Etam. (adv)