
SAMARINDA — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sayid Muziburrachman, mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan, masa depan Kaltim dan Indonesia sangat bergantung pada kualitas anak muda yang bebas dari jerat narkotika.
“Pesan saya untuk pemuda-pemuda Kaltim yang sangat utama sekali yakni jauhi narkoba. Karena itu bisa merusak fisik dan mental kaula muda,” tegas Sayid, Selasa (22/7/2025).
Politikus Partai Golkar ini menyoroti dampak destruktif narkoba yang bukan hanya merusak kesehatan, tapi juga menghancurkan masa depan serta relasi sosial dan ekonomi para korbannya.
“Sudah banyak contoh nyata. Ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar lebih waspada,” tambahnya.
Sebagai Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kaltim, Sayid menyebut organisasinya aktif menginisiasi kegiatan-kegiatan produktif dan edukatif bagi pemuda. Langkah ini, menurutnya, penting sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya hidup konsumtif yang kerap menjadi pintu masuk penyalahgunaan zat adiktif.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa peredaran narkoba kini semakin menyasar pelajar dan mahasiswa, bahkan menggunakan modus yang makin sulit dideteksi. Oleh karena itu, Sayid mendorong partisipasi aktif pemuda dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Perlu keterlibatan aktif pemuda dalam gerakan anti-narkoba, baik lewat edukasi, kampanye, maupun pengawasan lingkungan sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk benteng pertahanan utama bagi generasi muda. Orang tua diimbau agar lebih peduli terhadap pergaulan dan perilaku anak-anak mereka.
“Pengawasan dari keluarga sangat penting. Dengan perhatian dan pendidikan yang cukup, anak-anak kita akan lebih kuat menghadapi godaan lingkungan negatif,” tutup Sayid. (adv)