Persoalan Klasik PPDB, DPRD Kaltim Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Agustiansyah Ridwan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Agustiansyah Ridwan.

FajarBorneo.com, Samarinda – Menjelang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), persoalan klasik kembali mencuat di Kalimantan Timur yakni keterbatasan fasilitas pendidikan. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyoroti hal tersebut dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan, khususnya di wilayah yang belum terlayani secara optimal.

Menurut Agusriansyah, setiap tahun proses PPDB diwarnai dengan persoalan daya tampung sekolah yang tidak sebanding dengan jumlah pendaftar. Situasi ini memicu persaingan tidak sehat dan membuat siswa terpaksa memilih sekolah bukan berdasarkan kualitas, melainkan karena ketersediaan ruang belajar.

“Setiap tahun, polemik PPDB selalu muncul. Akar masalahnya ya karena fasilitas pendidikan kita belum merata,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).

Ia menegaskan, sekolah-sekolah di Kalimantan Timur seharusnya memiliki sarana belajar yang representatif agar semua siswa memiliki peluang yang setara dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“Pembangunan fasilitas ini tak hanya penting dari sisi tampilan fisik, tapi juga menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Agusriansyah juga mendesak Dinas Pendidikan Kaltim untuk merumuskan langkah-langkah percepatan pembangunan, terutama di daerah yang selama ini kurang tersentuh oleh program pembangunan pendidikan.

“Jangan tunggu sampai siswa dan orang tua protes baru kita bergerak,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru