DPRD Kaltim Dorong Peran Strategis Sekolah Swasta Atasi Keterbatasan Daya Tampung

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV Darlis Pattalongi.

Sekretaris Komisi IV Darlis Pattalongi.

Samarinda – Keterbatasan daya tampung di sekolah negeri jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Timur mendapat sorotan serius dari DPRD Kaltim. Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, menekankan pentingnya langkah konkret untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam memilih sekolah swasta sebagai alternatif yang layak dan berkualitas.

Darlis menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas di sekolah negeri harus diimbangi dengan dukungan terhadap sekolah swasta, baik dalam hal anggaran maupun peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Salah satu hal yang kami dorong adalah edukasi kepada masyarakat bahwa sekolah swasta juga menerima bantuan dana BOS dan BOSDA dari pemerintah. Jadi mereka bukan berdiri sendiri,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa dukungan dana semata tidak cukup. Menurut Darlis, sekolah swasta harus menunjukkan daya saing dalam hal mutu pendidikan agar mampu menjadi pilihan utama, bukan sekadar pelarian ketika sekolah negeri penuh.

Ia mencontohkan di Kota Samarinda, di mana sejumlah SD swasta justru menjadi favorit masyarakat karena memiliki kualitas pendidikan yang dianggap lebih baik dibanding sekolah negeri.

“Sekolah swasta yang berbayar pun tetap bisa diminati jika kualitasnya terjaga. Ini jadi tantangan sekaligus peluang bagi swasta untuk membuktikan diri,” katanya.

Lebih lanjut, Darlis menilai bahwa peran pemerintah harus lebih aktif, tidak hanya dalam memberikan ruang pendirian sekolah swasta, tetapi juga mendukung peningkatan kualitasnya secara menyeluruh.

Salah satu bentuk dukungan yang saat ini tengah dibahas adalah penambahan alokasi dana hibah untuk lembaga pengelola sekolah swasta.

“Pemberian hibah ini bukan sekadar bantuan, tapi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendorong perbaikan layanan pendidikan secara merata. Harapannya, sekolah swasta juga punya tanggung jawab moral dan profesional untuk terus berkembang,” tutupnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru