
Samarinda – Pemerataan akses pendidikan melalui program Gratispoll terus menjadi sorotan wakil rakyat Kalimantan Timur. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan seluruh siswa, baik di sekolah negeri maupun swasta, bisa menikmati manfaat dari program unggulan tersebut.
Dalam keterangannya pada Rabu (18 Juni 2025), politisi dari Fraksi Partai Golkar itu menyampaikan bahwa distribusi peserta didik saat ini masih belum merata, terutama di daerah seperti Balikpapan, yang menghadapi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
“Masalah utama kita adalah sebaran siswa yang belum merata. Banyak siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dan akhirnya harus masuk ke sekolah swasta,” ujarnya.
Berdasarkan data yang ada, hanya sekitar 51 persen lulusan SMP di Balikpapan yang bisa melanjutkan ke sekolah negeri, sementara 49 persen lainnya harus mengandalkan sekolah swasta. Kondisi ini menurut Syarifatul harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Sekolah swasta juga punya peran penting. Maka dari itu, pemerintah harus menjamin perhatian dan dukungan yang setara, agar anak-anak yang masuk sekolah swasta tidak merasa dianaktirikan,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program Gratispoll tidak cukup hanya dari sisi pelaksanaan, tetapi juga harus didukung dengan perencanaan fiskal dan pendataan yang akurat. Ketersediaan anggaran menjadi kunci, mengingat beban pembiayaan pendidikan kini berada di tangan pemerintah daerah.
“Kita perlu sistem data yang kuat agar sasaran program ini tepat. Selain itu, kebijakan anggaran juga harus disiapkan secara matang agar keberlanjutan program terjaga,” imbuhnya.
Menurutnya, program pendidikan gratis seperti Gratispoll adalah langkah maju, tetapi tidak boleh hanya dirasakan sebagian kalangan. Pemerataan manfaat program di semua jenis sekolah harus menjadi prioritas utama.
“Harapan kami ke depan, program ini betul-betul menjangkau semua elemen masyarakat. Baik yang di sekolah negeri maupun swasta, semua harus bisa menikmati fasilitas pendidikan yang setara,” pungkasnya.(adv)