Kekerasan Anak Jadi Cermin Gagalnya Ruang Tumbuh yang Sehat

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda — Masyarakat Kalimantan Timur kembali digugah oleh beredarnya video kekerasan yang melibatkan anak-anak di Loa Janan. Dalam video tersebut, seorang anak menjadi korban tindakan agresif oleh beberapa teman sebayanya, sementara sejumlah anak lain hanya menyaksikan tanpa bertindak.

Kejadian tersebut memunculkan keprihatinan luas dari berbagai kalangan, termasuk anggota DPRD Kaltim, Damayanti. Ia menyebut peristiwa itu bukan sekadar insiden anak-anak, melainkan cerminan dari kegagalan kolektif dalam membentuk ruang tumbuh yang sehat bagi generasi muda.

“Jika anak-anak sudah merasa bahwa kekerasan adalah cara untuk menyelesaikan masalah, maka ada yang salah dalam sistem sosial kita — baik dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar,” kata Damayanti, Jumat (23/5/2025).

Menurutnya, kasus seperti ini tidak bisa disikapi hanya sebagai masalah internal keluarga. Negara, melalui perangkat daerah, dinas pendidikan, dan sistem hukum anak, harus hadir dan responsif.

Damayanti menekankan bahwa pembangunan daerah tak bisa hanya fokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga perlu membangun ketahanan sosial — salah satunya dengan memastikan anak-anak mendapat dukungan emosional dan pendidikan karakter yang kuat sejak usia dini.

“Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan alami setiap hari. Kalau lingkungan mereka penuh kekerasan, minim empati, dan tidak ada teladan baik, maka perilaku seperti ini akan terus berulang,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar lembaga pendidikan tidak hanya terpaku pada pencapaian akademik. Sekolah, menurut Damayanti, perlu menjadi ruang aman yang mengajarkan toleransi, pengendalian diri, serta kepedulian sosial.

“Pendidikan itu harus utuh. Anak-anak perlu dibekali keterampilan emosional, bukan hanya pelajaran di papan tulis,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Damayanti mengajak pemerintah, tokoh masyarakat, guru, dan orang tua untuk memperkuat kerja sama dalam membentuk ekosistem sosial yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Anak-anak hari ini adalah penentu wajah masa depan. Kalau hari ini kita gagal menjaga mereka, maka luka sosial akan kita tanggung bersama nanti,” tutupnya.(adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru