Ekti Imanuel Kritik Lambannya Respons Kepala Daerah Soal Program Sekolah Rakyat

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel. (ist)

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel. (ist)

SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, mengkritik rendahnya respons kepala daerah di Kaltim terhadap program Sekolah Rakyat, salah satu inisiatif pendidikan nasional untuk warga kurang mampu dan daerah tertinggal.

Menurut Ekti, hingga pertengahan Juli 2025, hanya Pemerintah Kota Samarinda yang menunjukkan kesiapan nyata untuk menjalankan program tersebut. Sementara daerah lain dinilai lambat dan terkesan pasif.

“Saat ini baru Samarinda yang siap. Padahal program ini terbuka untuk semua kabupaten dan kota. Seharusnya kepala daerah aktif menjemput bola, bukan menunggu dikomando,” kata Ekti, Sabtu (26/7/2025).

Politisi Gerindra itu menegaskan bahwa keberhasilan program nasional seperti Sekolah Rakyat sangat bergantung pada kesigapan pemerintah daerah. Ia menilai banyak kepala daerah belum menunjukkan keseriusan administratif dan koordinatif.

“Kalau urusan administrasi saja lambat, bisa-bisa peluang program ini hilang. Padahal ini soal pendidikan generasi muda. Ini masa depan,” ujarnya.

Ekti menyebut bahwa program Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi warga miskin dan wilayah tertinggal.

“Program ini bukan sekadar bantuan, tapi bagian dari upaya pemerataan pendidikan nasional. Kalau Kaltim tidak cepat tanggap, bisa-bisa daerah lain yang lebih dulu mendapat manfaat,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa meski DPRD hanya memiliki fungsi pengawasan, pihaknya berkomitmen mendorong daerah agar tidak ketinggalan dalam pelaksanaan program nasional yang berpihak kepada rakyat.

“Kami di DPRD Kaltim mendukung penuh, tapi inisiatif tetap harus datang dari kepala daerah. Jangan sampai Kaltim kehilangan peluang emas karena kelambanan birokrasi,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru