Darlis Pattalongi: Banjir Samarinda Cerminan Gagalnya Tata Kelola Lingkungan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda — Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Senin (12/5/2025) kembali memicu banjir besar di sejumlah wilayah, memperparah kekhawatiran publik terhadap lemahnya pengelolaan lingkungan dan tata kota. Peristiwa ini mengundang sorotan tajam dari DPRD Kalimantan Timur, khususnya dari Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi.

Menurut Darlis, banjir yang terus berulang bukan lagi sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan pertanda bahwa kebijakan pengelolaan wilayah selama ini tidak berpihak pada prinsip keberlanjutan. Ia menyebut bahwa kerusakan lingkungan, terutama di kawasan hulu akibat aktivitas pertambangan, serta buruknya sistem drainase, merupakan pemicu utama bencana tersebut.

“Ini bukan kali pertama, dan kemungkinan besar bukan yang terakhir jika tidak ada langkah korektif yang serius. Kita sedang melihat dampak dari pengabaian jangka panjang terhadap tata ruang dan lingkungan,” kata Darlis.

Wilayah seperti Loa Janan Ilir menjadi salah satu titik terdampak paling parah. Puluhan rumah warga masih terendam air hingga berhari-hari, sementara akses utama seperti Jalan HM Rifadin lumpuh akibat genangan dan kemacetan.

Darlis menilai bahwa respons pemerintah selama ini terlalu bersifat jangka pendek dan tidak menyasar persoalan mendasar. Ia menekankan pentingnya pendekatan sistemik yang melibatkan perbaikan infrastruktur drainase, rehabilitasi kawasan resapan air, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran izin tambang.

“Yang kita perlukan bukan hanya tanggap darurat, tapi langkah strategis. Penanganan harus dimulai dari hulu, dengan restorasi kawasan kritis dan pembenahan tata ruang kota,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan lambatnya proses evakuasi dan distribusi bantuan kepada warga terdampak, yang hingga kini masih banyak bergantung pada upaya darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Lebih lanjut, Darlis mengingatkan bahwa jika tidak ada perubahan pendekatan dari pemerintah, banjir akan terus menjadi bencana rutin yang mengancam kehidupan masyarakat Samarinda.

“Tanpa kemauan politik yang kuat untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh, Samarinda akan terus terjebak dalam siklus bencana. Warga tidak butuh janji-janji manis, mereka butuh perlindungan nyata,” tutupnya.(adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:36 WIB

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pimpin IKA PMII Kukar, Al Hifni A Siap Optimalkan Peran Alumni untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:12 WIB

Ini Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua IKA PMII Kukar Periode 2026–2031

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Cetak Lulusan Berkualitas, ITKES Wiyata Husada Samarinda Targetkan Status Universitas dengan Akreditasi Unggul

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:23 WIB

Pengurus MWC NU, Ranting NU, dan PAC Muslimat NU Kota Bangun Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gunung Pegole Jadi Lokasi Uji Terbang Paralayang, Potensi Wisata Alam Sebulu Kian Menonjol

Senin, 22 Desember 2025 - 20:30 WIB

Revitalisasi Pasar Tradisional dan Keadilan Ekonomi: Membaca Pasar Pagi Samarinda dari Perspektif Maqāṣid Syariah

Berita Terbaru

Daerah

Mantapkan Konsolidasi Edi Oloan Lantik Relawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:36 WIB

Kalimantan Timur

Ribuan Warga Kaltim Bakal Terima PIP, BSPS, PTSL hingga Listrik Gratis

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:12 WIB