Aktivis Kaltim Minta Kapolda Baru Prioritaskan Penuntasan Kasus Hukum

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan – Aktivis Kalimantan Timur menyambut kedatangan Kapolda baru, Brigjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.Si., dengan harapan besar agar segera menuntaskan berbagai persoalan hukum yang belum terselesaikan di wilayah Kalimantan Timur.

“Sudah berkali-kali ganti Kapolda tapi persoalan hukum di Kaltim masih saja banyak yang belum terselesaikan. Maka kami menyambut sekaligus mendesak Kapolda Kaltim yang baru untuk segera menuntaskan segala persoalan hukum yang ada,” ujar Hijir Ismail, aktivis Kaltim yang aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Balikpapan.

Hijir menyoroti permasalahan tambang ilegal yang merusak kelestarian hutan di Bumi Etam, serta efek penambangan ilegal yang meninggalkan lubang-lubang berbahaya tanpa reklamasi.

“Tambang ilegal merupakan hama yang merusak kelestarian hutan di Bumi Etam, belum lagi efek penambangan ilegal yang pada akhirnya meninggalkan lubang di mana-mana tanpa direklamasi,” katanya.

Baca Juga :  Jauhar Efendi Kukuhkan Sekda Kubar Sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri

“Tak heran jika kemudian efek hal tersebut menyebabkan 51 anak mati tenggelam di bekas galian lubang tambang. Parahnya lagi, dari banyaknya korban sampai saat ini tidak ada kepastian hukum dari 51 kasus tersebut,” ungkap Hijir.

Selain kasus tambang ilegal, Hijir juga menyoroti perkara hukum yang melibatkan istri seorang anggota polisi yang pernah bertugas di Kalimantan Timur. Berdasarkan informasi yang diterima, Irma Suryani telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perampasan dan pengancaman sesuai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor B/16/II/RES.1.19./2025/Ditreskrimum yang dikeluarkan oleh Polda Kaltim pada 17 Februari 2025.

Baca Juga :  Kongres III PP ISNU: Strategi Perkokoh Visi Presiden Menuju Generasi Emas Berperadaban

Namun, hingga kini Irma Suryani masih bebas berkeliaran tanpa penanganan lebih lanjut, menimbulkan pertanyaan publik mengenai alasan penundaan penahanan.

“Maka dari itu pula kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera memberikan kepastian hukum kepada pihak pelapor, dan jangan sampai memberikan perlakuan khusus terhadap keluarga anggota kepolisian, karena di mata hukum semua masyarakat Indonesia itu sama,” tegas Hijir.

Ia juga menyoroti gaya hidup mewah Irma Suryani di media sosial yang dinilai bertentangan dengan instruksi Kapolri agar keluarga anggota polisi hidup sederhana.

“Inikan menandakan bahwa atensi atasan betul-betul tidak diindahkan sama sekali,” tutup Hijir kepada awak media.

 

Berita Terkait

Kongres III PP ISNU: Strategi Perkokoh Visi Presiden Menuju Generasi Emas Berperadaban
Jauhar Efendi Kukuhkan Sekda Kubar Sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri
Evaluasi Pasca Pelatihan BPSDM Kaltim untuk Pemkab KUKAR
Produk Olahan Pisang Kaltim Tembus Pasar Global!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:55 WIB

Sigit Wibowo: Pajak Daerah Kunci Pembangunan Infrastruktur Balikpapan

Kamis, 30 Januari 2025 - 16:47 WIB

IKA PMII Kutim Salurkan 111 Paket Sembako untuk Korban Banjir Desa Sangatta Selatan

Rabu, 22 Januari 2025 - 13:38 WIB

Komisi II DPR RI Sepakati Pelantikan Kepala Daerah Terpilih pada 6 Februari 2025

Rabu, 15 Januari 2025 - 09:25 WIB

Anggota DPRD Kaltim dan DPR RI Gelar Reses di Balikpapan: Soroti Kelangkaan Gas Elpiji dan Masalah Tanah

Jumat, 3 Januari 2025 - 11:07 WIB

Gugatan Isran-Hadi Diterima MK, Hasil Pilkada Kaltim Masih Belum Final

Rabu, 1 Januari 2025 - 17:18 WIB

Berawal dari Hobi, Kini jadi Pengusaha Domba

Minggu, 10 November 2024 - 20:07 WIB

Sekolah di Kaltim Diminta Peduli Isu Kesehatan Mental

Kamis, 29 Agustus 2024 - 09:09 WIB

Golkar Resmi Dukung Andi Harun Tanpa Lawan di Pilwali 2024

Berita Terbaru