DPRD Kukar Dorong Pelabuhan Ambarawang Dikelola BUMD, Targetkan Jadi Sumber PAD

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Bii/Fajarborneo)

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Bii/Fajarborneo)

Fajarborneo.com, Kutai Kartanegara – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong penataan aset daerah agar tidak lagi terbengkalai dan dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Salah satu aset yang menjadi perhatian yakni Pelabuhan Ambarawang Laut di Kecamatan Samboja.

Pembahasan tersebut masuk dalam lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas DPRD Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kukar dalam Rapat Paripurna di ruang rapat utama Gedung DPRD Kukar, Senin (05/10/26).

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengatakan salah satu Raperda yang dinilai penting dan mendesak berkaitan dengan perubahan Perda Kutai Kartanegara Dambaan Etam (KSDE). Perubahan tersebut di antaranya mengatur penyertaan modal berupa aset daerah.

“Di dalamnya berkaitan dengan penyertaan modal berupa aset daerah, salah satunya Pelabuhan Ambarawang Laut di Kecamatan Samboja,” kata Ahmad Yani.

Menurutnya, aset tersebut memiliki nilai ekonomi. Namun, kondisi saat ini dinilai belum memberikan manfaat optimal karena terbengkalai, tidak dikelola dan cenderung mengalami penyusutan.

Karena itu, DPRD Kukar mendorong agar aset tersebut dapat dialihkan untuk dikelola badan usaha milik daerah (BUMD). Pengelolaan melalui BUMD diharapkan dapat membuka peluang pengembangan aset menjadi kegiatan bisnis yang menghasilkan pendapatan bagi daerah.

“Kita berharap ketika aset tersebut dialihkan untuk dikelola oleh badan usaha milik daerah, aset itu bisa dibisniskan dan menghasilkan pendapatan bagi daerah,” ujarnya.

Ahmad Yani menambahkan, penataan aset daerah menjadi bagian dari Raperda yang dinilai mendesak untuk diselesaikan. Langkah tersebut diharapkan dapat mengubah aset yang selama ini belum produktif menjadi sumber manfaat ekonomi bagi daerah.

DPRD Kukar berharap pembahasan melalui panitia khusus (Pansus) dapat berjalan optimal. Dengan demikian, aset daerah yang selama ini belum memberikan kontribusi dapat dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta daerah.

(Bii/FB)

Berita Terkait

DPRD Kukar Percepat Hibah Aset ke Yayasan Unikarta, Kampus Ditargetkan Jadi Unggulan
Akbar Haka Dorong 14 Titik Hidran dan Tandon Air, Tak Ingin Tunggu Anggaran 2027
DPRD Kukar Desak Aset Unikarta Terbengkalai Segera Dihidupkan Kembali
Disdamkarmatan Kukar Cari Solusi Pasokan Air, Tandon 5.000 Liter dan Hidran Jadi Prioritas
Pemkab Kukar Siapkan Opsi Penataan P3K, BKPSDM Masih Kaji Regulasi
DPRD Kukar Desak BKPSDM Segera Tata P3K Optimalisasi Berbasis Domisili
BBM Langka di Kukar, DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota
Efisiensi Anggaran Berdampak pada Fasilitas Sekolah, DPRD Kukar Dorong Dukungan APBN

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB

DPRD Kukar Percepat Hibah Aset ke Yayasan Unikarta, Kampus Ditargetkan Jadi Unggulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Akbar Haka Dorong 14 Titik Hidran dan Tandon Air, Tak Ingin Tunggu Anggaran 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

DPRD Kukar Desak Aset Unikarta Terbengkalai Segera Dihidupkan Kembali

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Disdamkarmatan Kukar Cari Solusi Pasokan Air, Tandon 5.000 Liter dan Hidran Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Penataan P3K, BKPSDM Masih Kaji Regulasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:22 WIB

BBM Langka di Kukar, DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Efisiensi Anggaran Berdampak pada Fasilitas Sekolah, DPRD Kukar Dorong Dukungan APBN

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kukar Desak Penataan P3K Sesuai Domisili, Ahmad Yani Tawarkan Dua Solusi

Berita Terbaru