Darlis Pattalongi Dorong Kolaborasi Sektor Swasta untuk Dukung Pendidikan di Kaltim.

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Darlis Pattolingi, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, lagi-lagi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kaltim. secara khusus khusus Darlis mencermati betapa penting keterlibatan aktif dari dunia usaha dalam membantu kebutuhan siswa dan mahasiswa.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pendidikan tidak hanya terbatas pada pembiayaan akademik, tetaoi juga menyangkut aspek non-teknis seperti biaya transportasi, makan, hingga tempat tinggal yang kerap menjadi kendala utama bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

“Banyak perusahaan selama ini hanya fokus pada bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), padahal biaya itu sudah ditanggung melalui program Gratispoll dari APBD. Yang lebih mendesak adalah kebutuhan harian seperti ongkos dan akomodasi,” ujar Darlis saat diwawancarai pada Selasa, 17 Juni 2025.

Gratispoll, yang merupakan inisiatif Program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menggratiskan biaya sekolah dan kuliah, menurut Darlis belum cukup bila tidak dibarengi dengan bantuan biaya hidup bagi pelajar dan mahasiswa. Ia menilai persoalan ini justru sering kali menjadi penyebab utama anak-anak putus sekolah.

“Kami mengajak pihak perusahaan untuk terlibat aktif dalam mengatasi masalah ini. Jangan sampai ada anak yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena tidak punya ongkos ke sekolah,” tegasnya.

Darlis juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dilihat dari sisi pembebasan biaya. Ia menyebut kualitas pengajar, tenaga kependidikan, serta ketersediaan sarana-prasarana harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kalau tenaga pengajarnya belum kompeten, fasilitas sekolah masih minim, maka program pembebasan biaya pun tidak akan efektif. Kita butuh pendekatan yang cukup totalitas, bukan hanya sekedar omongkosong,” ucap politisi tersebut.

DPRD, melalui Komisi IV, memastikan akan terus mengawal kebijakan pendidikan di Kaltim agar benar-benar menyasar kebutuhan riil masyarakat dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dishub PPU Optimistis Target Pendapatan Pelabuhan Rp10 Miliar Tercapai pada 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:39 WIB

SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu PPU Segera Dibagikan, Pencetakan Capai 80 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Tiga Wilayah PPU, Nelayan Diharapkan Hemat Biaya Operasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Loading Batu Bara Terhenti Sejak Januari, Target Pendapatan Pelabuhan PPU Terancam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

PPPK Paruh Waktu PPU Berpeluang Jadi Penuh Waktu, BKPSDM Soroti Kemampuan APBD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

MPPD PPU Terkendala Server dan Integrasi Data, Diskominfo Upayakan Optimalisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Hari Santri 2026, Wabup PPU Tekankan Peran Santri dalam Pembangunan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Pemkab PPU Minta Perusahaan Transparan Kelola CSR, Program 2027 Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru