DPRD Kaltim: Jangan Biarkan Warisan Ilmu Dihancurkan Aktivitas Tambang Liar

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda – Isu tambang ilegal yang menyerobot Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Mulawarman kembali memanas.
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menyoroti lambannya respons dari aparat penegak hukum, khususnya Polda Kaltim dan Gakkum KLHK, terhadap persoalan serius ini. Ia menyebut tidak adanya perkembangan signifikan sebagai bentuk kelalaian dalam melindungi kawasan hutan pendidikan yang sangat vital.

“Sudah lama kami minta proses hukum dijalankan, tapi hingga sekarang belum ada hasil konkret. Ini perlu dipertanyakan,” ujar Sarkowi dalam keterangannya, Jumat (20/6/2025).

KHDTK milik Unmul bukan sekadar hutan biasa—kawasan ini difungsikan sebagai laboratorium alam untuk mahasiswa, tempat penelitian, serta wilayah konservasi. Aktivitas tambang ilegal yang terus berlangsung di dalamnya, kata Sarkowi, bukan hanya merusak lingkungan tetapi juga mengganggu fungsi utama kawasan tersebut.

Dalam Rapat Dengar Pendapat sebelumnya, pihak kepolisian dan Gakkum telah meminta waktu untuk menyelidiki dan mengungkap dalang di balik praktik tambang ilegal tersebut. Namun hingga batas waktu yang disepakati habis, belum ada informasi resmi maupun tindakan nyata yang ditunjukkan ke publik.

“Kami paham kalau ada hari libur nasional, tapi urusan ini tidak bisa menunggu. DPRD akan panggil lagi semua pihak terkait, termasuk kepolisian, pihak kampus, dan organisasi lingkungan. Kami tidak mau masalah ini tenggelam begitu saja,” tegasnya.

Sarkowi menekankan bahwa keberadaan tambang liar di kawasan hutan pendidikan sangat berbahaya, baik dari sisi ekologi maupun keberlangsungan dunia pendidikan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat, terutama generasi muda, bisa kehilangan ruang belajar dan konservasi jika kawasan ini terus dirusak.

“Yang dirusak ini bukan sekadar pohon. Ini adalah ruang hidup untuk riset, belajar, dan warisan pengetahuan. Kalau dibiarkan, kita sedang menyia-nyiakan masa depan,” lanjutnya.

Ia pun mendorong keterlibatan aktif dari berbagai elemen, mulai dari lembaga penegak hukum, dinas kehutanan, civitas akademika, hingga masyarakat sipil. DPRD, menurut Sarkowi, akan mengambil peran aktif untuk memastikan kasus ini tidak mandek di meja birokrasi.

“Kami ingin kasus ini terang benderang. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Kita harus jaga hutan ini bersama-sama,” tutupnya.(adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru