Populasi Kian Menyusut, DPRD Kaltim Desak Aksi Nyata Selamatkan Pesut Mahakam

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry. (Humas DPRD Kaltim)

Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry. (Humas DPRD Kaltim)

SAMARINDA – Ancaman kepunahan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) semakin nyata. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, mengajak semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat untuk segera bertindak menyelamatkan mamalia air langka itu.

Sarkowi menyebut, pesut bukan hanya ikon keanekaragaman hayati Kalimantan Timur, tetapi juga indikator penting kesehatan ekosistem Sungai Mahakam. Ia mengingatkan bahwa spesies ini sangat rentan karena hanya mampu berkembang biak maksimal tiga kali seumur hidup, dengan usia rata-rata hanya 40 tahun.

“Dengan siklus hidup yang terbatas seperti itu, upaya penyelamatan harus segera dilakukan. Kita tidak bisa menunggu sampai kondisinya benar-benar kritis,” tegasnya, Jumat (25/7/2025).

Anggota Komisi III DPRD Kaltim itu mendorong dibentuknya kerja sama konkret antara pemerintah daerah, kementerian, pelaku industri, hingga komunitas lokal untuk menyusun strategi konservasi yang terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, penyelamatan Pesut Mahakam tidak bisa dibebankan hanya kepada satu instansi. “Koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah sangat diperlukan. Industri juga harus ambil tanggung jawab atas dampak aktivitas mereka terhadap sungai,” ujarnya.

Sarkowi juga menekankan pentingnya segera membuat peta jalan konservasi yang mencakup edukasi publik, penguatan regulasi lingkungan, hingga alokasi anggaran khusus.

“Kita perlu langkah serius. Jangan sampai satu-satunya mamalia air di Sungai Mahakam ini hanya tinggal cerita bagi generasi mendatang,” tutupnya. (adv)

Berita Terkait

DPRD Kaltim Minta Pengelolaan Pulau Kakaban Libatkan Masyarakat Sejak Awal
DPRD Kaltim Soroti Potensi Tergusurnya Sekolah Swasta dalam Skema Pendidikan Gratis 12 Tahun
Sigit Soroti Rumitnya Administrasi Publik: Dari Pajak Kendaraan hingga Legalitas Tanah
Syarifatul Sya’diah Dorong CSR Tambang Fokus Kembangkan UMKM Lokal
DPRD Kaltim Dorong Swasembada Daging, Limbah Sawit Diusulkan Jadi Pakan Alternatif
DPRD Kaltim Soroti Lambannya Sertifikasi Tanah, Salehuddin: Tak Bisa Biarkan Warga Terjebak Ketidakpastian Hukum
DPRD Kaltim Desak Percepatan Perbaikan Jalan Poros Belayan: Penopang Ekonomi Pedalaman yang Terabaikan
DPRD Kaltim Wanti-Wanti Risiko Penyelewengan Dana Besar Koperasi Merah Putih
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Industri Komponen Otomotif Tertekan, PHK Mengiringi Penurunan Penjualan Kendaraan di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:47 WIB

Banyak Laporan Pemilu Tak Tuntas, Bawaslu Kaltim Soroti Lemahnya Kualitas Saksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 05:12 WIB

Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat Negara dan Dubes RI di Istana Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Istiqlal Halal Walk 2025 Resmi Dibuka, Menag Tekankan Pentingnya Literasi Halal

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:22 WIB

Immanuel Ebenezer Resmi Dicopot dari Wamenaker Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan K3

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Status Tenaga Bakti Rimbawan Kaltim Masih Menggantung, DPRD dan Pemprov Segera Koordinasi dengan Kemenhut

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:16 WIB

Uji Coba QRIS Antarnegara: BI dan PBoC Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia–China

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Stok Beras Menipis di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Minta Distributor Utamakan Pasar Tradisional

Berita Terbaru