
SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mendorong pengembangan wisata susur Sungai Mahakam menjadi lebih dari sekadar hiburan. Ia mengusulkan agar kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai media edukasi sejarah Kota Samarinda bagi masyarakat dan wisatawan.
“Kalau bisa, tamu atau wisatawan ketika di atas kapal susur sungai diceritakan sejarah Samarinda, mulai dari siapa yang pertama kali datang hingga bangunan apa saja yang terlihat dari sungai Mahakam,” kata Ananda saat ditemui, Jumat (25/7/2025).
Menurut politisi PDIP ini, konsep wisata edukatif tersebut bisa menjadi daya tarik baru yang memperkaya pengalaman wisata. Ia juga menyarankan agar siswa SMK pariwisata dilibatkan sebagai pemandu wisata dalam program magang.
“Selain untuk praktik lapangan, ini juga bisa meningkatkan daya tarik kapal wisata. Kalau peminatnya banyak, kapalnya bisa ditambah, dan pelajar yang magang juga ikut bertambah,” tambahnya.
Tak hanya melibatkan pelajar, Ananda juga mendorong penggunaan teknologi di kapal susur sungai. Ia mengusulkan agar kapal dilengkapi dengan audio guide dan layar videotron untuk menampilkan informasi sejarah sepanjang perjalanan.
“Wisatawan jangan cuma makan, menyanyi, dan foto-foto. Tapi juga dapat ilmu tentang sejarah Samarinda,” ujarnya.
Dengan konsep ini, wisata susur sungai Mahakam diharapkan menjadi sarana edukatif sekaligus cara mengenalkan warisan budaya kota kepada generasi muda dan pengunjung dari luar daerah. (adv)